Penulis Buku: Ada Pemurtadan di IAIN

Riwayat hidup penulis buku Ada Pemurtadan di IAIN

   Nama        : Drs. H. Hartono bin Ahmad Jaiz
hartono ahmad jaiz   Lahir         : di Tari Wetan, Sumber, Simo-boyolali, Kamis 1 April 1953
   Pendidikan: Tamat Fakultas Adab/Sastra Arab IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Sunan Kalijaga Yogyakarta 1980/1981. Sebelumnya, belajar di PGA (Pendidikan Guru Agama) di Solo Jawa Tengah 1968-1973. Sekolah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) II di Tinawas Nogosari Boyolali 1966-1968, SD Sumber-Simo Boyolali 1959- 1965.

Selama belajar di PGAN Solo mondok di Pesantern Jenengan tempat Pak Munawir Sjazali mantan Menteri Agama mondok dulu, di bawah pimpinana K.H. Ma'ruf, dulunya guru di Madrasah Mamba'ul 'Ulum, (kini pesantren itu telah tiada). Dan beberapa tahun tiap Ramadhan ikut mengaji kitab-kitab agama di
Pesantren Kacangan Andong Boyolali. Namun yang terkesan justru ketika sekolah madrasah ikut janda tua di tinawas Nogosari, Ny. H. Abdul Wahid, yang setiap pukul 02.00 malam sudah bangun untuk shalat tahajjud lalu berdzikir, kemudian dia membangunkan murid madrasah ini waktu Subuh. Dia berjalan ke masjid yang jaraknya 200 meter, kemudian murid ini mengikuti dari kejauhan dalam keremangan.

Di Yogyakarta 1974-1981 bersama teman-teman menghidupkan jama'ah Masjid Sapen (Safinatur Rahmah) dekat rel.
Di Jakarta sejak 1981. Mengajar di Madrasah Tsanawiyah  (setingkat SMP) dan Aliyah (setingkat SMU) Pesantren As-Syafi'iyah 1981-1986. Menjadi Redaktur Majalah  Remaja Islam Salam terbitan As-Syafi'iyah 1981-1982. Menjadi wartawan Pelita1982-1996, kemudian dialoihkan menjadi Kepala Bagian Perpustakaan  dan Dukumentasi sampai 1997.

Pernah di introgasi 2 hari dalam kasus pemberitaan 62 jenis makanan diduga mengandung lemak babi 1989, dan dinyatakan tidak bersalah oleh para penginterogasi di Gedung Bundar Kejaksaan Agung Jakarta.

Di utus oleh Harian Pelita dan DDII (Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia) untuk meliput kondisi umat Islam Bosnia Herzegovina di serbu dan dibantai Serbia. Tugas meliput itu dilaksanakan sampai di Mostar Bosnia Herzegovina dan kamp-kamp pengungsi di Zagreb Croatia, dan Nagyatad Hongaria serta meliput masyarakat muslim di Buddapes ibukota hongaria, Desember 1992.

Menghadiri undangan Sidang VIII Akademi Fiqh Islam (Mujamma' Al-Fiqh Al-Islami) suatu lembaga di bawah OKI (Organisasi Konferensi Islam/IOC) di Brunei Darussalam, selama seminggu Juni 1993 M/awal tahun 1414 H. Dari indonesia pesertanya hanya almarhum K.H. Ahmad Azhar Basyir Ketua Muhammadiyah, dan lembaga lainnya hanya Harian Pelita.

Termasuk Pendiri LepHI (Lembaga Pengkajian Hadist Indonesia) yang diketuai H. Ali Mustafa Ya'kub, MA di Jakarta, 1995.
Mengikuti Pendidikan Kader Ulama Indonesia (PKU) angkatan ketiga yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia DKI jakarta 1996-1997.

Termasuk anggota tim KISDI (komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam) dalam melacak daging olahan (sosis, bulatan bakso dsb) PT. Aroma di Denpasar Bali yang ternyata penggilingannya campur antara daging sapi dan daging babi, agustus 1997.

Menjadi pengasuh rublik  Islamika di Majalah Media Dakwah Dewan Dakwah islamiyah Indonesia sejak 1998. Menjadi anggota tim editor terjemahan Tafsir Ibnu Katsir, Yayasan Imam Syafi'i di bogor, 1999.
Menjadi Ketua Lajnah Ilmiah LPPI (Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam) di Jakarta sejak 1998.

Sumber: (buku) Aliran & Paham Sesat di Indonesia
Foto     :  www.voa-islam.com

Dapatkan artikel terbaru melalui email:

1 Response to "Penulis Buku: Ada Pemurtadan di IAIN"

  1. Lain waktu , judul buku hasil karyanya akan ane share.... :)

    BalasHapus

# Di larang mencantumkan LINK AKTIF

Bila Antum melanggar, maka komentarnya akan DIHAPUS!!!