Penggunaan Ejaan yang Salah oleh Blogger

Penggunaan ejaan yang salah oleh para blogger.
Menurut kurun waktu penetapannya , usia Ejaan yang Disempurnakan (EYD) telah mencapai lebih dari dua dasawarsa. Akan tetapi, sampai sekarang masih dapat kita jumpai penggunaan ejaan yang salah-salah. Tidak saja dalam karangan ilmiah, tetapi juga dalam surat-surat resmi.

eyd
Yang dimaksud ejaan adalah kaidah-kaidah cara menggambarkan bunyi-bunyi (kata, kalimat, dan sebagainya) dalam bentuk tulisan (huruf-huruf) serta penggunaan tanda baca.

Kesalahan ejaan yang paling sering dijumpai adalah penggunaan kata depan dan awalan. Penulisan awalan kadang-kadang sama dengan cara penulisan kata depan.

Contoh masalah penggunaan awalan dan kata depan.
Penulisan awalan "di-" yang salah:
a. Semua perabot rumahnya habis di lalap api.
b. Cara yang praktis untuk mengelola sampah telah di temukan.

Penulisan yang benar:
a. Semua perabot rumahnya habis dilalap api.
b. Cara yang praktis untuk mengelola sampah telah ditemukan.

Penulisan kata depan yang salah:
a. Rumah-rumah dipinggir jalan itu beratap jerami.
b. Pagi-pagi ibu pergi kepasar.

Penulisan yang benar:
a. Rumah-rumah di pinggir jalan itu beratap jerami.
b. Pagi-pagi ibu pergi ke pasar.

Cara penulisan awalan adalah dengan merangkaikannya dengan kata dasar yang dibubuhinya. Sedangkan kata depan, penulisannya harus dipisahkan dari kata yang mengikutinya. Kata yang diikuti awalan "di-" menunjukan kata kerja. Sedangkan kata yang diikuti kata depan "di" menunjukan arah tempat.

Perhatikahn contoh di bawah ini.
Penulisan awalan yang salah:
di lihat
di teliti
di coba

Penulisan yang benar:
dilihat
diteliti
dicoba

Penulisan kata depan yang salah:
ditoko
kekiri
disamping

Penulisan yang benar:
di toko
ke kiri
di samping

Cukup sampai di sini dulu artikel tentang penggunaan ejaan yang salah oleh para blogger.
Insya Allah, lain waktu ane sambung lagi.

Sumber: (buku) Pedoman Menulis Untuk Siswa SMP dan SMA

Dapatkan artikel terbaru melalui email:

19 Responses to "Penggunaan Ejaan yang Salah oleh Blogger"

  1. Pembahasan seperti ini memang terkesan sederhana bahkan nampaknya tidak begitu dipedulikan oleh kebanyakan orang, padahal sangatlah penting menulis dengan ejaan yang benar... bahkan dalam dalam Teks Sumpah Pemuda pun tertulis, bahwa bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan, Jadi mari mulai sekarang usahakan ketika menulis yang harus diperhatikan bukan hanya penggunannya saja melainkan penulisannya juga....

    Meskipun saya sendiri ketika menulis blog, masih banyak typo, kata-kata tidak baku dan parahnya suka malas memperbaikinya :D

    Terima kasih sharingnya, serasa diingatkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kita harus saling mngingatkan untuk kbaikan bersama :)

      Hapus
  2. Wew, Kayaknya beberapa tulisan saya perlu di revisi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bukan Antum saja. artikel2 ane yg terdahulu banyak sekali yg salah

      Hapus
  3. biasanya sich blogger mengetik terburu-buru sehingga kesalahan ini terjadi, btw.terimakasih atas ilmunya sobat,
    keep happy blooging always…salam dari Makassar :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu memang salah satu yg bisa menyebabkan terjadi kesalahan

      Hapus
  4. terima kasih sob ilmunya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 Bos Billy.
      Mkasih atas kunjungan n komen nya :)

      Hapus
  5. bermanfaat sob.. artikel saya masih salah ejaannya sob

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama. Artikel ane juga banyak kesalahan. Di sini kita belajar bersama :)

      Hapus
  6. Balasan
    1. Sama2 bos. Mkasih atas kunjungannya :D

      Hapus
  7. hal-hal seperti ini memang terlihat remeh ya sob...namun bisa sangat fatal juga akibatnya...
    nampaknya tulisan2 saya juga banyak yang salah neh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama bos, tulisan ane jg banyak yg salah :)

      Hapus
  8. Teringat pelajaran Bahasa Indonesia dulu. Sebisa mungkin menerapkan EYD gan.

    BalasHapus
  9. owh saya mulai mengerti gan, ternyata awalan kata Di itu jika disandingkan dengan kata benda harus dipisah penulisannya yah? ok ok gan terimakasih atas artikelnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kata benda?? Mungkin yang agan maksud "keterangan tempat" atau sebuah kata yang diberi awalan menunjukan sebuah tempat... Semua awalan pada kata yang menunjukan Keterangan Tempat memang dipisah...
      Misalnya nih :
      -) awalan + kata = kata kerja??
      - ke depan = maju
      - ke belakang = mundur
      - ke atas = naik
      - ke bawah = turun
      - (nah kalo) ke luar = ??
      Bingung kan ga ada pasangannya...

      Contoh di atas yang bro Haikal tulis (di toko), memang benar "Toko" itu termasuk sebuah benda (kata benda?) berupa rumah / bangunan untuk aktifitas jual beli... Tetapi jika diberi awalan maka "Toko" menunjukan Keterangan Tempat...

      Satu2nya yang bikin bingung "di temukan"... Yang bener gimana?? Contoh Salahnya dipisah, contoh Benarnya dipisah juga...

      Hapus
    2. Mkasih atas KOREKSINYA, Kesalahan sudah di ralat, pada kata "di temukan" menjadi "ditemukan"

      Hapus

# Di larang mencantumkan LINK AKTIF

Bila Antum melanggar, maka komentarnya akan DIHAPUS!!!