Seputar Pasar Tanah Abang Tempo Dulu

Pasar Tanah Abang (T.A) tidak hanya terkenal di Jakarta bahkan sudah sejak dulu terkenal di luar negeri (Malaysia, Singapura Dan Hongkong).  Sebab pasar ini adalah merupakan bursa dari batik dan tekstil, sebagian terbesar pengusaha dari Cina dan Arab.  Pedagang ini adalah tergolong pedagang grosir dan agen.  Pedagang eceran jumlahnya pun sangat banyak ysang menempel pada kios yang resmi yang tidak termasuk dalam perincian ini, karena daftar inventaris tidak ada pada PD. Pasar Jaya (PDPJ).  Dari pengamatan yang dilakukan petugas, menunjukan bahwa pasar ini cukup mempuyai potensi perekonomian baik regional maupun nasional yang besar.
Ini ditunjukan dari adanya Bank yang berada di sini, diperoleh keterangan bahwa perputaran uang sehari sekurang-kurangnya Rp. 100 juta, dikeluarkan untuk kredit dan rekening koran bagi usaha dagang, belum lagi diperhitungkan dengan pedagang yang tidak menggunakan jasa
Bank.
Pasar Tanah Abang Tempo Dulu
Menyinggung mengenai masalah pungutan dapat ditunjukan bahwa masih banyak unsur yang melakukan pungutan keamanan, kebersihan dan tempelan resmi PDPJ.  Sebenarnya yang perlu mendapatkan perhatian dari pasar ini adalah belum tersedianya lahan parkir yang cukup memadai.  Pada jam 09.00-13.00 di tempat tersebut selalu terjadi kemacetan yang kronis, kemacetan lebih serius lagi karena masih beroperasinya oplet di tempat tersebut.

Sekarang kita membahas tentang surat izin menempati kios.
Hasil survey menunjukan bahwa:
# ada 76,7% memiliki izin SIB & SIP
# ada17,6% memiliki SIB saja
# ada 0,2% SIP saja
# ada 2,9% tidak memiliki izin apa-apa
Kewarganegaraan dari para pedagang di pasar Tanah Abang :
# 58,9% warga negara Indonesia asli
# 35,2% keturunan Cina
# 23,5% keturunan lain-lain
Jenis usaha:
# 65,9% tekstil
# 4,3% warung
# 1,2% jasa
# 28,4% lain-lain
Jumlah kios pedagang:
# memiliki 1 kios ada 69,3%
# memiliki 2 kios ada 27.%
# memiliki 3 kios ada 3,7%
Luas kios pedagang:
# 2 meter/segi ada 3,1%
# 2- 3,9 meter/segi ada 46%
# 4-6,9 meter/segi ada 41,9%
# 7 meter/segi ada 8,9%
Waktu aktifitas dari para pedagang sebelum diadakan penertiban ada 90,8%.
Waktu aktifitas dari para pedagang sesudah diadakan penertiban ada 9,2%.
Status dari pemilikan kios:
# sewa langsung ada 91,8%
# kontrak/sewa dan lain-lain ada 4,7%
Asal pemilikan kios:
# dari PD Pasar Jaya ada 66,7%
# dari pihak ketiga ada 32,3%
# dan dari lain-lain ada 1%
Bagi yang sewa atau kontrak, yang membayar dana pembangunan:
# yang membayar ada 3,9%
# tidak membayar ada 56%
# tidak tahu-menahu ada 40,1%
Besarnya dana pembangunan:
# yang membayar Rp. 49.000 ada 36,8%
# yang membayar Rp. 50.000-Rp. 99.000 ada 21,1%
# yang membayar Rp. 150.000 ada 42,1%
Umumnya para pedagang di pasar Tanah Abang:
# 98,6% sebagai usaha pokok
# 1,4%  bukan sebagai usaha pokok
Tenaga kerja yang digunakan:
# dengan 1 tenaga ada 40,1%
# dengan 2 tenaga ada 47,7%
# lebih dari 3 tenaga ada 12,2%
Modal yang digunakan dalam usaha:
# dari milik sendiri ada 60,5%
# dari bantuan ada 22%
# dari pinjaman ada 12,9%
# dan lain-lain ada 4,5%
Uang yang digunakan pedagang selama1 bulan:
# kurang dari Rp. 50.000 ada 4,7%
# antara Rp. 50.000-Rp. 99.000 ada 18,2%
# antara Rp. 100.000-Rp. 199.000 ada 21,3%
# antara Rp. 200.000-Rp. 299.000 ada 16,2%
# antara Rp. 300.000-Rp. 499.000 ada 18,2%
# antara Rp. 500.000-Rp. 999.000 ada 15,8%
# lebih dari Rp. 1.000.000 ada 3,7%
Pada umumnya hampir 99,6% para pedagang Pasar T.A tidak mendapat fasilitas listrik.  Dalam usahanya ada 83,2% pedagang mengunakan peralatan dan 16,4% tidak.  Peralatan-peralatan  tersebut antaranya lain:
# memakai timbangan ada 8,9%
# memakai mesin ada 11,6%
# memakai meja ada 45,7%
# dan lain-lain perlengkapan ada 33,9%
Sedang pada umumnya para pedagang tidak mengunakan promosi untuk meningkatkan penjualan barang dagangannya.
Sebelum dibongkar tahun 1973 terdaftar sekitar 489 kios.
Atas dasar hasil-hasil survey kemudian dilaksanakan  peremajaan pasar-pasar di Jakarta termasuk pasar Tanah Abang yang semula memang tidak memenuhi kebutuhan dan persyaratan lagi.

Hasil survey tahun 1982.
Foto: http://ferysetiawangunadarma.blogspot.com








Dapatkan artikel terbaru melalui email:

2 Responses to "Seputar Pasar Tanah Abang Tempo Dulu"

  1. hasil survey Tanah Abang ini tahun kapan ya?
    saya ada rencana buka toko di tanah abang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hasil survey Desember 1982 Bos Hirman Lim. Sumbernya dari buku jadul yg berjudul "Pasar Tanah Abang 250thn"

      Hapus

# Di larang mencantumkan LINK AKTIF

Bila Antum melanggar, maka komentarnya akan DIHAPUS!!!